5 Hal Dasar Perawatan Rambut Pria - Polka Barbershop
15606
post-template-default,single,single-post,postid-15606,single-format-standard,ajax_fade,page_not_loaded,,overlapping_content,columns-4,qode-child-theme-ver-1.0.0,qode-theme-ver-10.1,wpb-js-composer js-comp-ver-5.1,vc_responsive
 

5 Hal Dasar Perawatan Rambut Pria

Rambut bukan saja mahkota bagi kaum wanita, karena pria pun juga perlu memiliki kepedulian terhadap rambutnya. Jika masih tidak mau untuk melakukn perawatan rambut secara berlebihan , setidaknya 5 hal dasar ini harus diperhatikan oleh kaum pria dalam merawat rambutnya:

  1. Jangan Gunakan shampo 2 in 1

Shampo 2 in 1 berisikan campuran shampo dan kondisioner. Harga murah dan terkesan praktis untuk digunakan. Tetapi, nyatanya hal shampoo 2 in 1 tidak baik untuk kesehatan rambut, karena bagaimana pun juga shampo dan kondisioner harus digunakan secara terpisah. Lebih baik  hanya menggunakan shampoo dan tidak masalah tanpa kondisioner.

  1. Mengatasi Masalah Ketombe

Ketombe? . Jangan anggep remeh. Selain merusak penampilan, ternyata ketombe juga bisa meneyebabkan kerontokan. Saran terbaik adalah dengan menggunakan tonik rambut secara berkala, minimal tiga minggu sekali setelah habis keramas.

  1. Jangan Memaksakan Gaya Rambut Yang Tidak Sesuai

Sering banyak pria yang mengikuti trend gaya rambut tanpa melihat cocok atau tidaknya dengan struktur wajah. Jika tidak cocok,  maka hasilnya bukan terlihat tampan, melainkan akan merusak penampilan secara keseluruhan.

  1. Menggunakan Banyak Product  Styling Rambut

Sudah banyak product-product styling rambut seperti gel rambut, wax, dan kini pomade. Banyaknya product styling rambut yang bermunculan, rasanya tidak keren bagi kaum pria jika tidak ikut mencobanya. Namun, tidak semua jenis rambut pria cocok menggunakan product styling rambut, bahkan bisa berakibat perusakan rambut secara lama. Jika kenyataannya rambut tidak cocok, maka kembalilah pada product perawatan rambut yang lama.

  1. Mengecat Rambut Sendiri

Kini banyak pria yang memilih menutupi rambut rusak dan uban dengan mengecat rambutnya sendiri menggunakan produk yang tersedia di pasaran. Sayangnya, sering kali terjadi salah takaran yang beresiko merusak rambut, sehingga lebih baik meminta bantuan ahlinya di tempat perawatan rambut.